Dua contoh pseudocode yang dapat kita ambil adalah:
- Pseudocode 1: Mencari bilangan terkecil dari suatu himpunan bilangan.
- Pseudocode 2: Menghitung rata-rata dari suatu himpunan bilangan.
(pseudocode terdapat pada bagian pembahasan di bawah ini)
Pembahasan
Pseudocode 1
Mencari bilangan terkecil dari suatu himpunan bilangan
Secara naratif, algoritmanya adalah:
- Jika himpunan bilangan kosong, maka tidak ada bilangan terkecil.
- Asumsikan bilangan terkecil = 0.
- Untuk setiap anggota himpunan bilangan, periksa apakah anggota tersebut kurang dari bilangan terkecil. Jika ya, maka bilangan tersebut menjadi bilangan terkecil.
- Setelah selesai mengevaluasi semua anggota himpunan bilangan, maka nilai bilangan terkecil adalah bilangan terkecil pada himpunan bilangan tersebut.
Algoritma Mencari Bilangan Terkecil
Input: Himpunan bilangan L.
Output: Bilangan terkecil pada himpunan bilangan L.
if size of (L) = 0, then return null
terkecil ← 0
for each anggota in L, do
if anggota < terkecil, then
terkecil ← anggota
return terkecil
_____________
Pseudocode 2
Menghitung rata-rata dari suatu himpunan bilangan.
Secara naratif, algoritmanya adalah:
- Jika himpunan bilangan kosong, maka tidak ada nilai rata-rata.
- Inisialisasi jumlah dengan 0.
- Untuk setiap anggota himpunan bilangan, ubah nilai jumlah menjadi jumlah + anggota yang sedang dievaluasi.
- Hitung rata-rata = jumlah / banyak anggota himpunan.
Algoritma Menghitung Rata-rata
Input: Himpunan bilangan L.
Output: Rata-rata dari semua anggota himpunan bilangan L.
if size of (L) = 0, then return null
jumlah ← 0
for each anggota in L, do
jumlah ← jumlah + anggota
return (jumlah / size of (L))
_____________
Detail Jawaban
Mata Pelajaran: Informatika
Kelas: X
Materi: Bab 7 Algoritma dan Pemrograman
Kode Kategorisasi: 11.10.7
Kata Kunci: algoritma, pemrograman, pseudocode